- PSP Lounge... deniX
- Final Fantasy... effenberg
- [DOTA] Item Chart 6.50... Equil
- penggemar DoTA ngumpul lg... is5
- Pro Evolution Soccer... placebo
- Official DOta Allstars Do... tsifutokai
Berita Lain
- 17/05/2008 12:49 WIB
HTC P3400i, PDA Phone untuk Tingkat Pemula - 17/05/2008 11:48 WIB
Remaja Mengaku "Teracuni" Game Brutal - 17/05/2008 10:43 WIB
Bikin Bunuh Diri, Pemalsu Profil MySpace Dituntut - 16/05/2008 18:20 WIB
Konsorsium Siap Panjar Palapa Ring US$ 11,2 Juta - 16/05/2008 18:19 WIB
Polisi Lacak Pelaku Pengeboman via E-mail - 16/05/2008 16:50 WIB
Intel-Indosat Mau Susupi Wimax ke Sekolah
Indeks Berita
Jumat, 09/05/2008 10:09 WIB
Bill Gates dan Mikrofon Mati
Luhur Hertanto - detikinet

Bill Gates dan Microfon (ist)
Jakarta - Presiden SBY dan Chairman Microsoft Corp Bill Gates menjadi dosen. Mata kuliah umum yang dibawakan berjudul 'The Second Digital Decade'. Acara ini diwarnai mikrofon wireless yang mati.
Peserta kuliah berjumlah 2500-an orang. Mereka terdiri dari mahasiswa, anggota parlemen, LSM, pejabat pemerintah, wakil asosiasi bisnis, dan pimpinan perusahaan dari berbagai jenis industri.
Karena jumlah peserta yang sedemikian banyak, acara ini memang membutuhkan ruang kelas yang besar. Maka pihak KADIN (Kamar Dagang Indonesia) sebagai penyelenggara, memilih Hall JCC, Senayan, Jakarta, sebagai ruang kuliah yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB, Jumat (9/5/2008).
Setelah sesi pendahuluan selama 30 menit, mikrofon yang tertempel di kemeja batik warna emas Bill Gates tidak berfungsi. Saat itu pria terkaya ke-3 dunia itu hendak mendemonstrasikan betapa teknologi TI di era mendatang mendekatkan 'jarak' antar planet - apalagi antar pulau di Nusantara - dan tetap mudah dioperasikan oleh murid playgroup sekali pun.
Melihat kejadian yang tidak mencerminkan kecanggihan infrastuktur ini, Presiden SBY langsung meminta agar Gates diberi mikrofon pengganti. Spontan petugas naik panggung mengantar mikrofon baru.
"Hello, hello. Aah.. that's great," ujar Gates menguji mikrofon itu dan disambut tepuk tangan mahasiswa yang duduk di balkon.
Usai sesi presentasi singkat dari Tim Aksara ITB tentang perangkat lunak bagi orang buta huruf, acara lalu dilanjutkan dengan tanya jawab. Tapi keterbasan waktu, Mendag Mari Elka Pangestu hanya memberi kesempatan langka ini pada 5 orang yang beruntung.
Mereka adalah Gatot Suwondo (Dirut BNI), Rene P (jurnalis), James Ryadi (CEO Lippo Group), dan dua orang perwakilan mahasiswa. Meski Bill Gates yang jadi dosen, pertanyaan juga ditujukan pada Presiden SBY yakni tentang kebijakan pemerintah untuk dorong pertumbuhan IT di sekolah tingkat menengah.
Apa pendapat Anda soal kedatangan Bill Gates di Indonesia? Diskusikan di detikINET Forum ( lh / rou )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Bill Gates dan Mikrofon Mati
Luhur Hertanto - detikinet

Bill Gates dan Microfon (ist)
Jakarta - Presiden SBY dan Chairman Microsoft Corp Bill Gates menjadi dosen. Mata kuliah umum yang dibawakan berjudul 'The Second Digital Decade'. Acara ini diwarnai mikrofon wireless yang mati.
Peserta kuliah berjumlah 2500-an orang. Mereka terdiri dari mahasiswa, anggota parlemen, LSM, pejabat pemerintah, wakil asosiasi bisnis, dan pimpinan perusahaan dari berbagai jenis industri.
Karena jumlah peserta yang sedemikian banyak, acara ini memang membutuhkan ruang kelas yang besar. Maka pihak KADIN (Kamar Dagang Indonesia) sebagai penyelenggara, memilih Hall JCC, Senayan, Jakarta, sebagai ruang kuliah yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB, Jumat (9/5/2008).
Setelah sesi pendahuluan selama 30 menit, mikrofon yang tertempel di kemeja batik warna emas Bill Gates tidak berfungsi. Saat itu pria terkaya ke-3 dunia itu hendak mendemonstrasikan betapa teknologi TI di era mendatang mendekatkan 'jarak' antar planet - apalagi antar pulau di Nusantara - dan tetap mudah dioperasikan oleh murid playgroup sekali pun.
Melihat kejadian yang tidak mencerminkan kecanggihan infrastuktur ini, Presiden SBY langsung meminta agar Gates diberi mikrofon pengganti. Spontan petugas naik panggung mengantar mikrofon baru.
"Hello, hello. Aah.. that's great," ujar Gates menguji mikrofon itu dan disambut tepuk tangan mahasiswa yang duduk di balkon.
Usai sesi presentasi singkat dari Tim Aksara ITB tentang perangkat lunak bagi orang buta huruf, acara lalu dilanjutkan dengan tanya jawab. Tapi keterbasan waktu, Mendag Mari Elka Pangestu hanya memberi kesempatan langka ini pada 5 orang yang beruntung.
Mereka adalah Gatot Suwondo (Dirut BNI), Rene P (jurnalis), James Ryadi (CEO Lippo Group), dan dua orang perwakilan mahasiswa. Meski Bill Gates yang jadi dosen, pertanyaan juga ditujukan pada Presiden SBY yakni tentang kebijakan pemerintah untuk dorong pertumbuhan IT di sekolah tingkat menengah.
Apa pendapat Anda soal kedatangan Bill Gates di Indonesia? Diskusikan di detikINET Forum ( lh / rou )
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com


