- ternyata antivirus NOD32 ... misbah
- anda butuh Panda Antiviru... misbah
- silahkan download gratis... ian_sipil
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- cara bikin antivirus... johnrou
Berita Lain
- 12/05/2008 18:14 WIB
Cisco Raih Pendapatan Bersih US$ 6 miliar - 12/05/2008 17:20 WIB
Mau Ponsel Mewah? Ikuti detikINET HTC Treasure Hunt! - 12/05/2008 16:36 WIB
Racik Obat dengan Printer? Kenapa Tidak! - 12/05/2008 16:23 WIB
6 - 12/05/2008 16:03 WIB
Pemerintah Optimistis Telepon Pedesaan Jalan Terus - 12/05/2008 15:33 WIB
Kelompok Taliban Boikot Ringtone Musik
Indeks Berita
Kamis, 27/03/2008 15:42 WIB
Browser Safari Rentan Serangan Cyber
Fino Yurio Kristo - detikinet

Safari (ist)
Jakarta - Browser Safari versi terbaru untuk Windows belum begitu lama dirilis. Namun 2 celah keamanan cukup berbahaya ternyata telah terselip di sana.
Seorang pakar komputer Argentina, Juan Pablo Lopez Yacubian adalah penemunya. Celah keamanan di Safari 3.1 tersebut dinyatakan cukup serius dan potensial dimanfaatkan penjahat cyber untuk 'merasuki' komputer korban.
Dikutip detikINET dari TheInquirer, Kamis (27/3/2008), salah satu celah keamanan ini memungkinkan alamat web bisa dikacaukan sehingga mengarahkan pengakses ke halaman situs yang tak semestinya.
Pengakses mungkin melihat alamat URL sudah benar. Namun bisa jadi, situs yang diakses berbeda dan mengandung program jahat.
Adapun celah keamanan kedua bisa dieksploitasi untuk memunculkan nama file yang sangat panjang ketika download berjalan. Hal ini dapat menyebabkan memory corruption yang mungkin dipakai sebagai sarana dalam mengeksekusi kode jahat.
Biro keamanan komputer Secunia telah menggolongkan dua celah keamanan baru di Safari tersebut sebagai 'sangat kritis'. Adapun Apple belum bersedia berkomentar dan juga belum memastikan kapan celah keamanan tersebut akan mendapat tambalan.
( fyk / fyk )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Browser Safari Rentan Serangan Cyber
Fino Yurio Kristo - detikinet

Safari (ist)
Jakarta - Browser Safari versi terbaru untuk Windows belum begitu lama dirilis. Namun 2 celah keamanan cukup berbahaya ternyata telah terselip di sana.
Seorang pakar komputer Argentina, Juan Pablo Lopez Yacubian adalah penemunya. Celah keamanan di Safari 3.1 tersebut dinyatakan cukup serius dan potensial dimanfaatkan penjahat cyber untuk 'merasuki' komputer korban.
Dikutip detikINET dari TheInquirer, Kamis (27/3/2008), salah satu celah keamanan ini memungkinkan alamat web bisa dikacaukan sehingga mengarahkan pengakses ke halaman situs yang tak semestinya.
Pengakses mungkin melihat alamat URL sudah benar. Namun bisa jadi, situs yang diakses berbeda dan mengandung program jahat.
Adapun celah keamanan kedua bisa dieksploitasi untuk memunculkan nama file yang sangat panjang ketika download berjalan. Hal ini dapat menyebabkan memory corruption yang mungkin dipakai sebagai sarana dalam mengeksekusi kode jahat.
Biro keamanan komputer Secunia telah menggolongkan dua celah keamanan baru di Safari tersebut sebagai 'sangat kritis'. Adapun Apple belum bersedia berkomentar dan juga belum memastikan kapan celah keamanan tersebut akan mendapat tambalan.
( fyk / fyk )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com


