- E51... crazexco
- Recovery data dari M2... capri
- N5310 MusicExpress editio... thegiel
- Kelebihan Sony Erricson a... adahendra
- .::. Nokia 6120 Classic U... The Handsome
- Nseries n Eseries mania..... micu999
Berita Lain
- 09/05/2008 18:10 WIB
Bill Gates Tak Sampai 48 Jam di Jakarta - 09/05/2008 18:03 WIB
Animasi untuk SBY dari Bill Gates - 09/05/2008 17:55 WIB
Mimpi Selangit Microsoft untuk Kesehatan - 09/05/2008 17:33 WIB
Kalah Sidang, Hukuman Temasek Cs Makin Berat - 09/05/2008 17:13 WIB
Bill Gates: Mau Sukses? Tirulah e-Gov Singapura! - 09/05/2008 17:10 WIB
Hanya 7 Langkah Mau ke CommunicAsia, Singapore Sale atau Sentosa Island?
Indeks Berita
Kamis, 27/03/2008 11:58 WIB
Pabrik Kebakaran, Lonjakan Harga Komputer Tak Terbendung?
Fino Yurio Kristo - detikinet
.jpg)
Ilustrasi (reghardware)
San Francisco - Pabrik baterai besar milik raksasa elektronik Korea Selatan, LG, mengalami kebakaran hebat. Akibatnya, pasokan baterai untuk laptop menjadi tersendat-sendat sehingga berpotensi menaikkan harga perangkat.
Beberapa perusahaan komputer utama dunia memang menggantungkan diri terhadap pasokan baterai laptop LG. Produsen komputer nomor satu dunia, HP, nomor dua Dell sampai Asus pun terkena imbasnya dan ada kemungkinan kenaikan harga di produk-produk mereka.
Dikutip detikINET dari InformationAge, Kamis (27/3/2008), raksasa komputer Taiwan Asus menyatakan, kelangkaan baterai ini bisa mempengaruhi harga 40 persen produk mereka dalam distribusi penjualan di waktu mendatang. Meski demikian, masalah ini diharapkan bisa cepat teratasi.
Adapun dari pihak HP dan Dell sudah berusaha mencari jalur alternatif untuk mengantisipasi kurangnya pasokan ini.
"Kami secara agresif telah bekerja sama dengan industri baterai lainnya untuk mengamankan pasokan," demikian pernyataan dari pihak HP.
Sementara pihak LG memaparkan, mereka menderita potensi kerugian sampai US$ 85 juta akibat kebakaran pabrik tersebut. Untuk memulihkan kapasitas produksi baterai seperti semula, LG memperkirakan dibutuhkan waktu sampai 3 bulan.
( fyk / fyk )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Pabrik Kebakaran, Lonjakan Harga Komputer Tak Terbendung?
Fino Yurio Kristo - detikinet
.jpg)
Ilustrasi (reghardware)
San Francisco - Pabrik baterai besar milik raksasa elektronik Korea Selatan, LG, mengalami kebakaran hebat. Akibatnya, pasokan baterai untuk laptop menjadi tersendat-sendat sehingga berpotensi menaikkan harga perangkat.
Beberapa perusahaan komputer utama dunia memang menggantungkan diri terhadap pasokan baterai laptop LG. Produsen komputer nomor satu dunia, HP, nomor dua Dell sampai Asus pun terkena imbasnya dan ada kemungkinan kenaikan harga di produk-produk mereka.
Dikutip detikINET dari InformationAge, Kamis (27/3/2008), raksasa komputer Taiwan Asus menyatakan, kelangkaan baterai ini bisa mempengaruhi harga 40 persen produk mereka dalam distribusi penjualan di waktu mendatang. Meski demikian, masalah ini diharapkan bisa cepat teratasi.
Adapun dari pihak HP dan Dell sudah berusaha mencari jalur alternatif untuk mengantisipasi kurangnya pasokan ini.
"Kami secara agresif telah bekerja sama dengan industri baterai lainnya untuk mengamankan pasokan," demikian pernyataan dari pihak HP.
Sementara pihak LG memaparkan, mereka menderita potensi kerugian sampai US$ 85 juta akibat kebakaran pabrik tersebut. Untuk memulihkan kapasitas produksi baterai seperti semula, LG memperkirakan dibutuhkan waktu sampai 3 bulan.
( fyk / fyk )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com


