Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 28/02/2008 07:54 WIB

Incar 6 Perusahaan TI, Telkom Siapkan US$ 240 Juta
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


PT Telkom Tbk.


Jakarta - PT Telkom Tbk menyiapkan total anggaran sekitar US$ 240 juta untuk mengakuisisi enam perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang teknologi informasi (TI). Salah satunya telah rampung diakuisisi tahun ini.

Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom, Arief Yahya mengungkapkan, keenam perusahaan TI tersebut merupakan perusahaan berkembang yang fokus melayani pelanggan di bidang finansial dan perbankan, pemerintahan, perdagangan dan pelayanan, industri perdagangan, manufaktur perdagangan, serta pendidikan.

Menurutnya, Telkom telah merampungkan akusisi senilai US$ 35 juta untuk PT Sigma Cipta Caraka, sebuah perusahaan TI lokal yang bergerak melayani pelanggan di bidang finansial dan perbankan. Untuk lima perusahaan lainnya yang tengah dibidik, Arief masih enggan untuk mengungkapkan.

"Kami menyiapkan anggaran US$ 40 juta tahun ini untuk masing-masing perusahaan lainnya. Sama seperti akuisisi Sigma," ungkap Arief seusai Divisi Enterprise Telkom menerima sertifikasi ISO 9001 dan ISO 9004, di Merchantile Athletic Club, Wisma Metropolitan, Jakarta, Rabu malam (27/2/2008).

Lebih lanjut ia menjelaskan, maksud dari akusisi tersebut demi memantapkan target pertumbuhan 20% pendapatan bisnis enterprise Telkom yang tahun lalu mencapai Rp 12 triliun atau sekitar 40% dari total kontribusi untuk perseroan. Telkom saat ini telah memiliki sekitar 6.000 pelanggan korporasi.

"Dengan layanan bertaraf internasional sesuai standardisasi ISO yang kami terima, kemudian pemenuhan kebutuhan pelanggan melalui akuisisi perusahaan, serta makin luasnya layanan dengan rampungnya seluruh KSO (kerjasama operasi), kami yakin target bakal terpenuhi," ujarnya optimistis.

Arief juga menegaskan, Telkom telah merampungkan pengambilalihan seluruh KSO, termasuk di divisi regional IV dari PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia (MGTI)--yang pengambilalihannya sempat bermasalah karena melalui pihak ketiga (PT Alberta Telecommunication) dan diduga merugikan negara karena harganya yang terlalu tinggi. "KSO sudah rampung semua. Termasuk MGTI," tandasnya. ( rou / ash )
Komentar terkini (9 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com